The Way You Love … Part 8

Merekapun keluar dari mbil.

“oppa apa tidak apa-apa kita berdua di sini? Bagaimana jika ada wartawan melihat?” tanya seohyun.

Di jalanan ini sepi, ini jalan pintas jadi mereka pasti lewat jalan lain.

“Di sini pemandangannya indahkan? Bagaimana kalau kita berfoto bersama?.” ajak sungmin.

Seohyun hanya tersenyum. Merekapun berfoto bersama.

Sungmin lebih pandai berpose, sementara seohyun masih kaku apalagi mengingat nada bicara temannya yang terkesan negatif.

“oppa kita pulang saja” ajak seohyun.

“baiklah.” merekapun kembali masuk mobil, tiba-tiba suasana jadi sangat hening, seohyun hannya diam menunduk terlihat cemas.

Tiba-tiba sungmin menyebut namanya. Seohyunpun tersentak kaget dan menengok ke arah sungmin yang juga menengok ke arahnya.

Tiba-tiba sungmin memegang tengan seohyun dan tidak melepaskan tatapannya pada seohyun.

Saat itu seohyun benar-benar terlihat salah tingkah, tangannya pun begitu dingin. Detak jantungnya juga tak beraturan.

“terimakasih ya untuk malam dan hari ini, baru kali ani aku benar-benar merasa nyaman menikmati alam.” ucap sungmin tersenyum.

Membuat seohyun yang berfikir lain menghela nafas lega.

“oyah tanganmu dingin udara di sni memang dingin, pakai saja dulu jaketnya” ucap sungmin lagi berpura-pura tidak mengetahui apa yang di khawatirkan seohyun.

“iah benar sangat dingin.” ucap seohyun kembali memakai jaket sungmin.

Merekapun kembali melanjutkan perjalanan. “apa yang aku pikirkan, pasti aku sangat terlihat bodoh. Ini semua gara-gara yuri dan sooyoung” ucap seohyun dalam hati.

“benar-benar polos, tapi memang manis” ucap sungmin dalam hati.

Beberapa jam kemudian merekapun sampai di rumah seohyun.

“oppa gomawo udah menemaniku sampai rumah. Mau Mampir dulu?” tawar seohyun.

“iah, terimakasih lain kali saja.” sungminpun pamit pulang.

Setelah menunggu kepergian sungmin, Seohyun masuk kedalam rumah dangan perasaan senang.

“bagaimana liburannya?” tanya omma nya.

“sangat-sangat menyenangkan omma!.” jawab seohyun yang menuju kamarnya.

Beberapa hari kemudian liburan berakhir. Merekapun kembali sekolah.

Di sekolah seohyun menjadi sorotan para siswi, berbagai cibiran terdengar olehnya, kebanyakan para siswi terlihat iri dengannya.

“kenapa dengan mereka? Apa jangan-jangan berita tentangku dan sungmin-oppa?” pikir seohyun, ia bergegas menuju kelas dan bertanya pada kedua temannya.

“iah satu sekolah membicarakan mu, kamu hebat, apa saja yang terjadi setelah wawancara itu?” tanya temannya antusias.

*To Be Continue

The Way You Love … Part 7

Pagipun tiba, mereka membereskan semuanya. Untuk pulang.

Saat mereka hendak pulang …

“tunggu sebentar, aku akanmengembalikan dulu jaket sungmin-oppa, tunggu ya.” ucap seohyun berlalari menuju tempat sungmin.

“haah.. Anak itu merepotkan sekali.” gerutu kyuhyun.

“tunggu saja sebntar, oppa.” ucap yuri.

“sungmin-oppa ini jaketnya, kamsahamnida. Tapi belum aku cuci, mian” ucap seohyun yang tidak sadar kalau sungmin sedang di liput dalam acara entah apa itu.

Tiba-tiba terlontar pertanyaan dari wartawan yang sedang meliput itu

“sungmin-ssi, siapa ini? Apa pacar mu?”

“ohh.. Ia kenalkan ini adik kelasku, dan dia orang yang spesial untukku, semalam kami baru saja membuat pesta api unggun dengan teman-teman yang lain.” ucap sungmin merangkul akrab pundak seohyun.

Seohyunpun tersenyum ragu menyadari dirinya di sorot oleh benda hitam yang mengeluarkan cahaya terang itu. ”

“wah sungmin ternyata Di sela kesibukannya juga masih menyempatkan diri untuk berkumpul dengan teman-temannya. Jadi sejauh apa hubungan kalian, apa penyebab putusnya kamu dengan aktris muda Suny ada hubungannya dengan kedekatan kalian?” tanya wartawan itu tidak henti-hentinya.

“mianhamnida kami harus pergi, pertanyaannya akan saya jawab lain kesempatan” ucap sungmin membiarkan semua jadi kontroversi. -_-‘

Sungminpun pergi menuntun tangan seohyun.

“tapi oppa, aku..” ucap seohyun belum selesai.

“kamu pulang denganku. Kamu akan di kejar wartawan jika pulang sendiri.” ucap sungmin.

Seohyun hanya menuruti apa kemauan sungmin itu. Dan masuk ke mobil sungmin.

Di mobil seohyun menghubungi teman-temannya dan meminta maaf,

“terus kalian hanya pulang berdua? Akhh.. Kita sangat iri..” ucap kedua temannya tidak keberatan.

“ekh.. Anak kecil, buat apa kita nunggu di sini dari tadi.” ucap kyuhyun kesal mendengar pernyataan seohyun di telpon yang di loadspeak.

“iah, jeongmal miannita ya teman-teman, kyuhyun-oppa dan juga hankyung-oppa karena membuat kalian menunggu.” ucap seohyun.

“tidak apa-apa, goodluck ya mudah-mudahan terjadi hal yang luar biasa!?, jangan bersikap kaku kaya semalam.” ucap yuri tersenyum jahil.

“apaan sih maksudnya, udah dulu ya sekali lagi mian.” ucap seohyun yang mulai merasa khawatir mendengar ucapan yuri.

“apa maksudnya, membuat orang khawatir saja.” ucap seohyun dalam hati.

“apa kata mereka?” tanya sungmin tiba-tiba.

“ehh.. Tidak, tidak apa-apa oppa.” jawab seohyun sangat grogi.

Kita menepi sebentar menikmati pemandangan di luar.

Kelihatannya bagus!.” ucap sungmin menghentikan mobilnya.

” apa yang harus aku lakukan, kenapa berhenti di sini,!?” ucap seohyun.. (seohyun bingung. Anda bingung? Author juga bingung. -_-‘)

*To Be Continue

The Way You Love … Part 6

“Oppa, lebih baik yang nyanyi sungmin-Oppa saja,” ucap sooyoung menyindir kyuhyun.

“ia benar, pasti lebih menghibur dan yang jelas gak bikin telanga sakit!!” celetuk seohyun.

“mian ya kyuhyun-ssi ini permintaan meraka.” ucap sungmin yang meraih gitar dari tangan kyuhyun.

Sementara itu hankyung terlihat menahan tawa, melihat ekspresi kyuhyun yang terlihat bodoh (apa masa bodoh) xD.

Sungminpun memainkan gitar dan bernyanyi dengan suara emasnya.

Tepuk tangan para yeojapun meramaikan suasana.

Sementara hankyung terlihat santai, kyuhyun malah terlihat kesal.

Malampun semakin larut. Udara semakin dingin.

Tiba-tiba sungmin memakaikan jaketnya ditubuh seohyun.

Dan setelah itu merangkulkan tangannya di pundak seohyun. (Aigoo~)

Seohyunpun kaget dengan tindakan sungmin dan berdiri dari tempat duduknya..

“sudah terlalu malam, lebih baik kita kembali ke tenda” ucap seohyun grogi.

“ia benar, tidur sana kami jaga di sni” ucap kyuhyun.

“baiklah sampai ketemu lagi.” ucap sungmin.

Para yeoja itupun masuk ke tenda.
“sungmin-ah, Seohyun bukan wanita yang seperti kebanyakan kamu kenali, dia terlalu polos, jadi jangan macam-macam dengannya!.” ucap kyuhyun mengancam.

Sungmin hanya tersenyum sinis dan pergi meninggalkan mereka.

“manis juga menarik, benar-benar berbeda dengan para yeoja yang aku kenal selama ini, suasana baru untuk ku.” ucap sungmin dalam benaknya. Selama ini yang dilakukannya hanya bergonta ganti pasangan. -_-‘

 

*To Be Continue

The Way You Love … Part 5

“heii.. Kenapa melamun?” tanya sungmin.

“nde.. apa..?Tidak, oppa aku harus ke tempat teman-teman dulu.

Kalau oppa ada waktu, oppa berkunjunglah ke tempat kami, nanti malam kita akan membuat api ungun.” tawar seohyun.

“ia tentu, kebetulan aku di sini sampai besok siang.” jawab sungmin.

“sungguh? Kalau gitu aku tunggu. Sampai jumpa nanti ya oppa.” ucap seohyun riang dan bergegas pergi setelah melambaikan tangan.

Seohyun tidak membawa apapun, dia hanya bernyanyi riang.

“ekh.. Anak kecil, kemana aja? Hampir 2 jam kita nunggu tapi gak bawa apa-apa” ucap kyuhyun

“maaf ya Mr. Rese, ekh.. kak oppa, aku lagi gak mood buat bertengkar denganmu, suasana hatiku sedang baik untuk saat ini.” Ucap seohyun dengan nada santai.

“kenapa dengan anak itu?” ucap kyuhyun bingung sendiri melihat sikap seohyun.

“kyuhyun-ah, kenapa dengan seohyun, tumben kalian akur?” tanya hankyung yang juga merasa heran.

Kyuhyunpun mengankat pundaknya dan mengkrutkan dahinya, memberi isyarat tidak tau.

Tiba-tiba terdengar para yeoja itu berteriak histeris, kedua namja itupun kaget dan menghampiri para yeoja itu

“ada apa?” tanya ke 2 namja itu hawatir.

“malam ini kita akan kedatangan tamu spesial, jadi kalian jangan bertingkah konyol. Menu makan kita buat malam ini porsinya di tambah. Pokoknya kita harus bikin malam ini jadi malam yang berkesan!!.” ucap seohyun antusias.

“kirain ada apa, emang siapa sih, anak presiden? sampai segitu antusiasnya kalian ini?” tanya kyuhyun.

“lebih penting dari anak presiden!!, pokoknya sekarang kita siap-siap!!.” ucap seohyun.

Merekapun menyiapkan semuanya. Kayu bakar untuk api unggun, dan beberapa mekanan yang akan di hidangkan.

Malampun tiba, udara begitu dingin, para namjapun mulai menyalakan api unggun. Tidak lama datanglah sungmin.

“mian aku terlambat.” ucap sungmin ramah.

“gwaencanayo oppa, api unggunnya juga baru menyala.” ucap seohyun.

Sungminpun duduk di tengah-tengah antra seohyun dan yuri.

“ohh, jadi ini tamu spesialnya” ucap kyuhyun sambil tertawa puas, yang duduk di sebelah kiri seohyun.

Seohyunpun mencubit tangan kanan kyuhyun.

“appo!!” bisik kyuhyun yang tak ditanggapi oleh seo.

“oppa, ini minumlah, kopi ini akan membuatmu hangat” tawar seohyun.

Ketiga yeoja itu asyik berbincang dengan sungmin. Dan sungminpun sangat ramah terhadap mereka.

Sementra itu kyuhyun terlihat kesal dan memainkan gitar yang di pegangnya dengan tidak beraturan serta bernyanyi dengan suara yang tidak enak di dengar. (dengan sengaja tentunya!! 😀 )

*To Be Continue

The Way You Love … Part 4

1 semester berlalu, kyuhyun masih sering membuat seohyun kesal dan seohyun masih belum bisa mendekati sungmin idolanya.

Dari hari ini sampai 1 minggu kedepan sekolah libur usai semester.

Seohyun dan teman-temannya mengadakan acara berkemah bersama di daerah perbukitan yang kaya akan pemandangan floranya.

Hari ini seohyun bersiap-siap mengenakan celana jeans panjang,sweater serta ransel yang cukup besar.

Tidak lama teman-temannya pun datang menjemput.

Saat hendak masuk mobil, “kenapa ada mereka?” tanya seohyun melihat hankyung dan kyuhyun di kursi depan.

“kita butuh mereka, jadi kita ajak kak hankyung dan kak kyuhyun, cepat naik”. Ucap yuri, seohyunpun naik ke mobil.

Setelah beberapa jam perjalanan merekapun sampai di tempat yang mereka tuju. Merekapun membuat 2 tenda yang berhadapan.

Saat sibuk mencari ranting untuk membuat api, di lihatnya kerumunan orang yang membawa kamera dan peralatan shooting lainnya.

Agak jauh dari lokasi tendanya. Dan yg membuat seohyun senang di lehatnya sungmin di tengah-tengah kerumunan itu.

Seohyunpun mendekat ke lokasi keramaian itu menyaksikan proses shooting video klip dengan antusias. Sampai selesai.

Setelah selesai shooting, seohyun menghampiri sungmin yang sedang berjalan menuju tempat istirahatnya.

Terdengar sungmin memanggil-manggil asistannya untuk mengambilkan minum, namun tidak ada yang menyahut permintaannya itu.

Seohyunpun bergegas mengambilkan minum untuk sungmin.

“oppa, ini minumnya” ucap seohyun.

Sungminpun mrasa heran. “kamu, orang baru di sini?

bukannya kamu murid kls XI yang pernah ke kelas ku untuk nemuin kyuhyun teman sekelas ku itu kan?” tanya sungmin. Membuat seohyun merasa malu.

“yaampun dia masih ingat kejadian pas aku marah-marah meminta buku PR ku yg di bawa kyuhyun ke kelasnya dulu. Sangat memalukan” ucap seohyun dalam hati

“benarkan kamu orangnya?” tanya sungmin meyakinkan.

“ahh nde.. Itu sangat memalukan, seharusnya oppa tidak mengingatnya.” ucap seohyun tersenyum malu.

Tiba-tiba sungmin tertawa.

“sumpah, saat itu kamu lucu banget, tiba-tiba masuk ke kelas XII dan marah-marah pada kyuhyun, kamu benar-benar berani” ucap sungmin memuji.

“akhh.. andwee oppa , jangan di ingat-ingat lagi, itu membuatku malu.” jawab seohyun.

“saat itu aku penasaran dengan kamu, kebetulan sekali kita bisa bertemu di sni.” ucap sungmin membuat seohyun tersapu malu.

“apa aku sedang bermimpi, sungmin penasaran denganku?” lamunnya yang membuatnya melayang bahagìa?

*To Be Continue

The Way You Love … Part 3

Seohyunpun memalingakan wajahnya sinis.

“nunggu bus akan memakan waktu yang lama sekolah juga udah sepi, ayo naik, aku antar pulang” tawar hankyung yang mengendari motor.

“jangan, pulang dengan ku saja, rumah kita searah, kalau kamu yang antar nanti kamu pulang kemalaman, bukannya kamu ada acara lain. kyuhyun mengingatkan hankyung.

bukan apa-apa aku nawarin karena gak tega aja ninggalin yeoja sendirian, hari hampir gelap pula.” ucap kyuhyun.

“ok deh kalau gitu aku pulang duluan.” Hankyungpun bergegas pergi meninggalkan mereka berdua.

“gak usah ya makasih.” tolak seohyun.

“yaudah, hati-hati aja ya disini, banyak kejahatan. Yahh.. Walau aku gak yakin ada yang mau godain kamu.” ucap kyuhyun membuat seohyun makin kesal dan pergi ninggalin kyuhyun.

Sementara itu kyuhyun menjalankan mtornya perlahan mengikuti seohyun.

“kenapa busnya telat? Jarang-jarang pula datangnya” ucap seohyun mulai cemas, sementara kyuhyun masih bawel menawari seohyun tumpangan.

Akhirnya seohyunpun berbalik dan naik di motor kyuhyun. Dengan jarak aga jauh.

“coba dari tadi kan gak buang-buang waktu” ucap kyuhyun puas karena membuat seohyun mau pulang bareng dengannya.

Saat motor mulai di jalankan, seohyun yang tidak berpeganganpun kaget dan memegang pinggang kyuhyun. Diam-diam kyuhyun tersenyum.

Seohyunpun memukul kepala kyuhyun yang belum memakai helm. “aww, appo, sakit tauk” ucap kyuhyun.

Merekapun melaju dengan kecepatan yang cukup tinggi hingga memaksa seohyun untuk berpegangan.

Sesampainya di depan rumah. ” makasih ya ini pertama dan terakhir aku harus terjbak dalam situasi ini.” ucap seohyun masih ketus.

Tiba-tiba ibu seohyun keluar rumah. “kenapa pulangnya sesore ini?” Tanya ibunya. “gak tau..” jawab seohyun yang masuk kerumah.

kyuhyun turun dari motor menghampiri ibu seohyun dan menyapanya dengan ramah ” ehh kyuhyun ya? Udah besar tampan sekali percis seperti appamu. Terimakasih sudah antar seohyun, ibu pikir kalian sudah tidak saling kenal.” ucap ahjumma.

“nde ahjumma, kebetulan tadi kami ketemu di sekolah, terlebih sebelumnya omma juga cerita kalo ahjumma dan seohyun kembali pindah kesini, sayang sekali rumah yang dulu ahjumma tempati sudah ada yang menempatinya” ucap kyuhyun basa basi.

“ia sayang banget, mampir dulu” ajak ahjumma ramah.

“kamsahamnida tapi lain kali saja ahjumma, aku pamit pulang.” setelah sedikit bercakap dengan ahjumma ommanya seohyun, kyuhyunpun pulang.

*To Be Continue

The Way You Love … Part 2

“ekh tunggu, gak sopan, gak niat banget mintamaafnya.” ucap seohyun kesal.

“aku buru-buru gak ada yang terluka kan?”. Ucap namja itu.

“ia tapi seengganya tunjukin sikap yang baik kalau niat minta maaf” ucapnya kukuh. Tiba-tiba teman namja itu datang.

“hankyung-ah, ada apa ini? Cepat pergi nanti kita kena marah lagi gara-gara telat masuk!” ucap teman namja yang bernama hankyung itu

“ekh kalian sama gak punya sopan santun ya?!” ucap sooyoung kesal.

“seohyun sudalah disini sudah sepi, pelajaran juga pasti sudah mulai. Kalau kamu tetap disini kita masuk duluan.” ucap yuri. dan kedua temannya pun, meninggalkan seohyun yang masih terlihat kesal dan tidak mau pergi.

“apa, nama kamu seohyun? murid kelas XI – 1 pindahan dari luar kota itu?” tanya namja teman hankyung.

“kenapa kamu bisa tau?” tanya seohyun heran.

Tiba-tiba namja itu tertawa terpingkal-pingkal “pantesan keras kepala ternyata itu kamu, si anak kecil bawel” ucap namja itu mash tertawa terpingkal-pingkal.

Sejenak seohyun terdiam, mengingat masa kecilnya. Teringat anak laki-laki usil, yang sering membuatnya menangìs waktu itu. Tidak lain adalah cho kyuhyun! namja menyebalkan, tetangga yang waktu dulu seohyun tinggal disini.

Mengingat itu seohyun sangat kesal dan hendak meninggal kan hankyung dan kyuhyun.

Namun tiba-tiba datang kepala sekolah memergoki mereka yang tidak mengikuti pelajaran. Alhasil mereka bertigapun dipanggil ke ruang kepala sekolah dan di mintai penjelasan, merekapun saling menyalahkan, dan mendapat hukuman mengepel wc saat pelajaran telah usai.

Pulang sekolah merekapun menjalankan hukuman mereka.

“ini semua gara-gara kamu membesar-besarkan masalah aku jadi sial.” ucap kyuhyun pada seohyun.

“aku yang lebih sial lagi karena ketemu kamu, amit-amit deh ada orang dari dulu sampe sekarang nyebelinnya masih sama.” balas seohyun. Lagi-lagi merekapun adu mulut salìng menyalahkan.

“apa-apaan sih kalian ini, kalian pikir kita mau seharian disini kalau bertengkar terus kapan beresnya kerjaan kita.” ucap hankyung kesal melihat tingkah mereka.

Merekapun berhenti bicara dan melanjutkan hukuman sampai selesai.

Setelah selesai merekapun pulang.

“kamu pulang kemana?” tanya hankyung ramah.

“bukan urusanmu” jawab seohyun ketus.

“ekh anak kecil, hankyung nanya kamu baik-baik gak sopan banget” ucap kyuhyun ikut campur.

*To Be Continue